Bocah di Rejang Lebong Keluarkan Cacing Saat BAB, Bupati Fikri Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publik Rejang Lebong digegerkan oleh unggahan di media sosial yang mengungkap seorang bocah berusia enam tahun asal Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Curup Utara, yang diduga mengeluarkan cacing saat buang air besar, Kamis (2/10/25).(foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Publik Rejang Lebong digegerkan oleh unggahan di media sosial yang mengungkap seorang bocah berusia enam tahun asal Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Curup Utara, yang diduga mengeluarkan cacing saat buang air besar, Kamis (2/10/25).(foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Rejang Lebong – Publik Rejang Lebong digegerkan oleh unggahan di media sosial yang mengungkap seorang bocah berusia enam tahun asal Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Curup Utara, yang diduga mengeluarkan cacing saat buang air besar, Kamis (2/10/25).

Bocah bernama FAB itu diketahui memiliki riwayat stunting dan sejak lama menjadi perhatian pemerintah desa serta puskesmas. Kabar tersebut mencuat setelah orang tuanya mengungkapkan kondisi anaknya melalui media sosial dan menyebar luas di kalangan warga.

Menanggapi kabar itu, Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, langsung menginstruksikan Camat Curup Utara, Kepala Desa Tanjung Beringin, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Kampung Delima untuk segera mengecek kondisi bocah tersebut dan memastikan penanganan medis yang tepat.

Baca Juga :  Pendekatan Humanis Jadi Kunci Penataan Pasar Panorama Bengkulu

Atas instruksi itu, Camat Curup Utara Popo Hartopo bersama Kepala Desa Deri Andrian, jajaran perangkat desa, dan tim medis dari Puskesmas Kampung Delima bergerak cepat membawa Fikri ke RSUD Rejang Lebong pada Kamis pagi.

Dokter Nilta Vianti Mala dari RSUD Rejang Lebong menyampaikan bahwa kondisi FAB masih cukup stabil. Demam yang dialami bocah tersebut diduga akibat virus atau bakteri, sementara untuk memastikan adanya infeksi cacing masih menunggu hasil uji laboratorium.

Baca Juga :  Diduga Pangkas Uang Pensiun, Eks Karyawan Soroti Kebijakan PT Riau Agrindo Agung

Selain fokus pada penanganan medis, pemerintah desa juga mengusulkan agar keluarga FAB yang masuk kategori kurang mampu dapat menerima bantuan sosial, termasuk program rumah layak huni, demi mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan keluarga.

Kasus bocah mengeluarkan cacing ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan anak dan penanganan stunting di Kabupaten Rejang Lebong.

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB