Dikawal TNI, Penggeledahan Rumah Fadillah Marik Ungkap Babak Baru Kasus Tambang

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggeledahan rumah Fadillah Marik oleh Kejati Bengkulu dikawal TNI, menandai keseriusan aparat mengusut dugaan korupsi tambang.

Penggeledahan rumah Fadillah Marik oleh Kejati Bengkulu dikawal TNI, menandai keseriusan aparat mengusut dugaan korupsi tambang.

NARASIDEMOKRASI – Penggeledahan rumah mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Bengkulu Utara, Fadillah Marik, berlangsung dengan pengamanan ketat. Aparat TNI bersenjata lengkap ikut mendampingi penyidik Kejati Bengkulu saat menggeledah rumah tersangka pada Kamis 15 Januari 2026.

Langkah pengamanan ini langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah kendaraan dinas tampak terparkir di sekitar lokasi, sementara aparat berjaga di beberapa titik strategis. Situasi berlangsung tertib, tanpa adanya perlawanan atau gangguan.

Kejaksaan Tinggi Bengkulu menegaskan bahwa kehadiran TNI semata-mata untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses hukum. Hal ini dinilai penting mengingat sensitivitas perkara yang sedang ditangani.

Penggeledahan dilakukan sehari setelah Fadillah Marik ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi sektor pertambangan. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti awal yang dinilai cukup.

Baca Juga :  Dari Presidential Threshold hingga Pendidikan Gratis, Putusan MK Ubah Arah Kebijakan Negara

Kasidik Kejati Bengkulu, Pola Martua Siregar, mengatakan bahwa penggeledahan merupakan prosedur standar dalam penyidikan kasus korupsi. Terlebih, penyidik menduga masih ada dokumen atau barang penting yang perlu diamankan.

“Penggeledahan ini bagian dari rangkaian penyidikan. Kami mencari dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara,” jelas Pola.

Menurutnya, penyidik tidak hanya fokus pada satu lokasi. Tidak menutup kemungkinan akan ada penggeledahan lanjutan di tempat lain, tergantung hasil pengembangan perkara.

Baca Juga :  Sinergi Pusat dan Daerah, BWSS VII Bengkulu Suntik Rp800 Juta untuk Irigasi Rejang Lebong

Kasus ini membuka kembali sorotan terhadap tata kelola pertambangan di daerah. Banyak pihak menilai sektor ini rawan disalahgunakan karena melibatkan perizinan, pengawasan, dan potensi keuntungan besar.

Kejati Bengkulu memastikan akan mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Penyidik juga menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi tersebut.

“Setiap fakta yang kami temukan akan dianalisis. Jika ada pihak lain yang terlibat, tentu akan kami tindak sesuai hukum,” tegas Pola.

Dengan pengawalan ketat dan langkah hukum berjenjang, Kejati Bengkulu ingin memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, sekaligus memberi pesan kuat bahwa praktik korupsi tidak akan ditoleransi.

 

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB