NARASIDEMOKRASI – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bengkulu Tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan. Forum ini dipandang sebagai titik awal pembenahan serius pembinaan atlet Bengkulu menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menilai bahwa kebangkitan prestasi olahraga harus dimulai dari perencanaan yang matang dan terukur. Karena itu, Rakerprov difokuskan pada penyusunan langkah konkret yang bisa langsung diterapkan.
“Kita tidak ingin pembinaan berjalan seadanya. Semua harus direncanakan dengan jelas, dari pembibitan atlet, pelatihan, hingga target prestasi,” ujar Teuku.
Ia menjelaskan, selama ini Bengkulu memiliki banyak potensi atlet, namun belum semuanya terkelola dengan baik. Melalui Rakerprov, KONI mendorong setiap cabang olahraga melakukan pemetaan kekuatan dan kelemahan, termasuk menentukan nomor andalan yang berpeluang menyumbang prestasi di PON.
Menurut Teuku, pembinaan atlet tidak hanya berbicara soal latihan fisik, tetapi juga menyangkut disiplin, mental bertanding, dan dukungan berkelanjutan. Atlet perlu mendapatkan program latihan yang konsisten, bukan hanya menjelang kejuaraan.
“Prestasi lahir dari proses panjang. Kalau kita ingin hasil besar di 2028, maka kerja keras harus dimulai sekarang,” katanya.
Selain atlet, peningkatan kualitas pelatih juga menjadi perhatian utama. KONI Bengkulu mendorong pelatih untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi. Dengan pelatih yang berkualitas, pembinaan atlet akan berjalan lebih efektif.
Rakerprov juga membahas pentingnya kalender kejuaraan daerah sebagai sarana uji kemampuan atlet. Kompetisi yang rutin dinilai dapat menjaga motivasi atlet sekaligus menjadi ajang evaluasi pembinaan.
Di sisi lain, keterbatasan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi catatan penting. KONI berharap adanya dukungan pemerintah daerah untuk perbaikan dan pemanfaatan fasilitas olahraga agar atlet dapat berlatih secara optimal.
“Fasilitas memang penting, tapi yang lebih penting adalah bagaimana fasilitas itu dimanfaatkan dengan baik,” ungkap Teuku.
Dengan tema Bengkulu Emas, Rakerprov 2026 diharapkan mampu melahirkan program kerja yang realistis dan berorientasi hasil. Target masuk 25 besar nasional di PON 2028 dijadikan pemicu semangat, bukan sekadar slogan.









