Proyek Infrastruktur 2026 Jadi Perhatian, Pemprov Bengkulu Diminta Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu menegaskan proyek infrastruktur 2026 harus tepat waktu dan menyasar kebutuhan masyarakat, disampaikan Wakil Gubernur Mian dalam apel perdana

Pemprov Bengkulu menegaskan proyek infrastruktur 2026 harus tepat waktu dan menyasar kebutuhan masyarakat, disampaikan Wakil Gubernur Mian dalam apel perdana

NARASIDEMOKRASI – Pemerintah Provinsi Bengkulu menaruh perhatian besar pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur di tahun 2026. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat memimpin Apel Perdana Tahun 2026 di Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam arahannya, Mian menekankan bahwa proyek infrastruktur yang direncanakan pemerintah daerah harus benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat. Ia meminta agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditentukan.

“Untuk tahun 2026, pekerjaan proyek infrastruktur, terutama yang menyasar kebutuhan masyarakat, diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.

Menurut Mian, infrastruktur memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya menjadi penopang aktivitas ekonomi dan sosial warga. Karena itu, ia tidak ingin ada proyek yang dikerjakan asal-asalan.

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan proyek bukan hanya berdampak pada anggaran, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh sebab itu, perencanaan dan pengawasan harus dilakukan dengan lebih ketat.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi RTRW di Lebong Berlanjut, Polres Periksa Ahli

“Kalau sudah direncanakan, jalankan dengan disiplin. Jangan sampai molor dan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Selain soal ketepatan waktu, Mian juga menyoroti pentingnya kualitas pekerjaan. Ia meminta OPD terkait untuk memastikan bahwa setiap proyek dibangun sesuai standar dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Apel perdana ini menjadi momen awal untuk menyatukan komitmen seluruh ASN dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Bengkulu ingin memastikan bahwa seluruh pegawai memahami peran masing-masing dalam menyukseskan program infrastruktur.

Mian menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kontraktor atau dinas teknis, tetapi juga pada dukungan dan koordinasi lintas sektor. Semua pihak diminta untuk bekerja selaras demi kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Kajati Bengkulu Tegaskan Raflesia AI Bukan Pengganti Jaksa, Hanya Alat Bantu Analisa Hukum

Selain infrastruktur, ia kembali mengingatkan pentingnya orientasi kerja pada pelayanan publik. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan sosial.

“Bangunan penting, tapi pelayanan juga tidak kalah penting. Keduanya harus berjalan bersama,” katanya.

Apel yang digelar di awal tahun ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh ASN bahwa tanggung jawab mereka tidak ringan. Setiap kebijakan dan program yang dijalankan akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap, dengan penegasan ini, pelaksanaan pembangunan di tahun 2026 dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.

Melalui apel perdana tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. Tahun 2026 diharapkan menjadi tahun percepatan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB