Kampung Nelayan Merah Putih, Harapan Baru Ekonomi Pesisir Kabupaten Kaur

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Di tengah tantangan ekonomi pesisir, secercah harapan tumbuh dari Desa Merpas, Kecamatan Nasal. Kampung Nelayan Merah Putih dengan proyek senilai Rp20 miliar kini perlahan dibangun untuk menjawab persoalan klasik nelayan seperti fasilitas minim, akses pasar terbatas, dan nilai tambah yang rendah.

Harapan itu ditegaskan saat Bupati Kaur Gusril Pausi meninjau langsung progres pembangunan, Rabu (17/12/2025). Di hadapan para pekerja dan masyarakat, bupati menyampaikan optimisme bahwa kawasan ini akan menjadi pengungkit kesejahteraan nelayan.

Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Konsepnya tidak parsial, melainkan terintegrasi—menggabungkan aspek permukiman, ekonomi, dan kelembagaan nelayan dalam satu kawasan.

Saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 45 persen. Sejumlah bangunan utama mulai berdiri. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan agar proyek selesai sesuai target tanpa mengorbankan kualitas.

Baca Juga :  Warga Dhuafa Terima Santunan dari DPRa PKS Padang Jati

“Kami ingin nelayan merasakan langsung manfaatnya,” kata Gusril.

Menurutnya, pembangunan fisik hanyalah langkah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

Kampung Nelayan Merah Putih nantinya akan dilengkapi sentra kuliner, gudang penyimpanan ikan, pabrik es, balai nelayan, kantor koperasi, serta bantuan alat tangkap dan 10 unit sampan. Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat posisi tawar nelayan dalam rantai ekonomi perikanan.

Sebanyak 18 paket pekerjaan dilaksanakan dalam proyek ini. Seluruhnya telah melalui proses sosialisasi dengan masyarakat setempat. Kesepakatan bersama menjadi kunci agar pembangunan berjalan lancar dan berkelanjutan.

Bupati juga menekankan pentingnya peran koperasi nelayan. Dengan kelembagaan yang kuat, nelayan diharapkan mampu mengelola hasil tangkapan, mengatur distribusi, dan meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan.

Baca Juga :  Menjaga Sungai, Menjaga Masa Depan PT Bio Nusantara Teknologi Tanam 10.000 Bambu untuk Rehabilitasi DAS

Setelah rampung, Kampung Nelayan Merah Putih direncanakan akan diresmikan langsung oleh pihak KKP RI. Momentum ini diharapkan menjadi awal pengelolaan kawasan secara profesional dan berkelanjutan.

Bagi Kabupaten Kaur, proyek ini lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ia adalah strategi jangka panjang untuk memperkuat sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Kecamatan Nasal diproyeksikan menjadi pusat aktivitas nelayan modern yang produktif dan mandiri.

“Kalau ini berhasil, dampaknya akan dirasakan luas,” ujar Gusril. Ia optimistis Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi contoh bagaimana kolaborasi pusat dan daerah mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat pesisir.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB