NARASIDEMOKRASI – Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Meluapnya Sungai Ketahun akibat tingginya curah hujan membuat ratusan rumah warga terendam dan sejumlah akses jalan lumpuh. Di tengah situasi darurat tersebut, jajaran TNI melalui Kodim 0409/Rejang Lebong bergerak cepat membantu masyarakat.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada langsung mengerahkan personel ke lokasi terdampak banjir. Sebanyak 20 personel TNI diterjunkan untuk membantu proses evakuasi warga serta memastikan kondisi keamanan di wilayah terdampak tetap terkendali.
Banjir mulai terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah yakni Desa Talang Leak II, Kecamatan Bingin Kuning. Air sungai yang meluap dengan cepat masuk ke permukiman warga hingga mencapai ketinggian sekitar satu meter.
“Kurang lebih 100 rumah warga terdampak banjir. Untuk korban jiwa tidak ada dan warga lansia sudah dievakuasi ke rumah keluarga masing-masing,” ujar Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.
Tidak hanya fokus pada evakuasi warga, personel TNI juga membantu mengamankan akses jalan yang terdampak banjir dan longsor. Beberapa titik jalan utama di Kabupaten Lebong sempat tidak bisa dilalui kendaraan akibat tertutup material longsor maupun genangan air.
Salah satu akses yang lumpuh yakni jalan lintas Talang Leak menuju Muara Aman. Untuk sementara waktu, kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif Talang Leak menuju Semelako.
Menurut Agung, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan maksimal. Bahkan TNI telah menyiapkan tambahan personel jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Kalau memang diperlukan tambahan personel, kami siap menurunkan bantuan dari Yonif 144. Yang paling penting saat ini keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Langkah cepat yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran personel TNI di tengah banjir dinilai memberi rasa aman bagi warga yang panik akibat air yang terus naik sejak pagi.
Selain membantu evakuasi, personel TNI juga membantu warga memindahkan barang-barang berharga dari rumah yang terendam banjir. Beberapa anggota terlihat turun langsung ke lokasi menggunakan perlengkapan seadanya untuk membantu warga keluar dari rumah yang mulai tergenang.
Bencana banjir kali ini tidak hanya melanda satu wilayah. Sedikitnya belasan desa di Kabupaten Lebong ikut terdampak, mulai dari Kecamatan Amen, Uram Jaya, Lebong Sakti, Bingin Kuning, Rimbo Pengadang hingga Kecamatan Topos.
Di Kecamatan Rimbo Pengadang, longsor juga menutupi sebagian badan jalan akses Curup-Lebong. Bahkan akses menuju Desa Ajai Siang di Kecamatan Topos dilaporkan putus total akibat material longsor dan banjir.
Meski begitu, kondisi banjir di beberapa titik mulai berangsur surut. Namun petugas masih terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan yang dapat memperparah kondisi.
Dandim menegaskan bahwa TNI akan terus hadir membantu masyarakat selama situasi bencana belum sepenuhnya pulih. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Mudah-mudahan cuaca segera membaik dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal,” tutupnya.
Kehadiran TNI dalam situasi bencana seperti ini kembali menunjukkan peran nyata aparat dalam membantu masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, TNI juga hadir sebagai garda terdepan saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Wilayah yang terdampak banjir wil. Lebong sampai saat ini, sebagai berikut
1. Desa Talang Bunut Kec. Amen (Ketinggian air 30-40 cm)
2. Desa Garut Kec. Amen (Ketinggian air 30-40 cm)
3. Desa Pangkalan Kec. Uram Jaya (Ketinggian air 50 cm – 1 Meter)
4. Desa Tangua Kec. Uram Jaya (Ketinggian air 50 cm – 1 Meter)
5. Desa Lemeu Kec. Uam Jaya (Ketinggian air 50 cm 1 Meter)
6. Desa Ujung Tanjung I Kec. Lebong Sakti (Ketinggian air 5 cm)
7. Desa Ujung Tanjung II Kec. Lebong Sakti (Ketinggian air 40 cm)
8. Desa Ujung Tanjjng III Kec. Lebong Sakti (Ketinggian air 1 meter)
9. Desa Talang Leak II Kec. Bingin Kuning (Air mulai menyusut)
10. Desa Kota Donok Kec. Lebong Selatan (Air mulai menyusut)
11. Desa Bioa Sengok Kec. Rimbo Pengadang (Air sampai ke rumah warga)
12. Desa Tik Kuto Kec. Rimbo Pengadang (Air menggenangi jalan akses Curup-Lebong)
13. Desa Talang Ratu Kec. Rimbo Pengadang (Tanah Longsor menutupi akses jalan akses Curup-Lebong)
14. Desa Talang Donok Kec. Topos (menggenangi persawahan warga)
15. Kel. Rimbo Pengadang Kec. Rimbo Pengadang (Tanah Longsor menutupi sebagian jalan akses Curup-Lebong)
16. Desa Ajai Siang Kec. Topos (Akses jalan Desa Putus Total)










