Binanto Desak Kadisdikbud Seluma Turun Tangan, Pembangunan SMPN 22 Mandek

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Binanto, S.Pd, (kanan), pembangunan SMP Negeri 22 Seluma di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara (kiri), Rabu (15/10/25). (foto: Nandonarasidemokrasi.com/)

Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Binanto, S.Pd, (kanan), pembangunan SMP Negeri 22 Seluma di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara (kiri), Rabu (15/10/25). (foto: Nandonarasidemokrasi.com/)

Seluma – Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Binanto, S.Pd, menyoroti terhentinya pembangunan SMP Negeri 22 Seluma di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara, Rabu (15/10/25).

Proyek yang menggunakan dana negara senilai lebih dari Rp2 miliar itu dikabarkan mandek selama beberapa minggu terakhir.

Menurut Binanto, salah satu penyebab utama terhambatnya pembangunan adalah kondisi akses jalan menuju lokasi yang rusak parah. Hal tersebut membuat mobilisasi material bangunan menjadi sulit dan memperlambat progres pekerjaan. Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Seluma untuk turun langsung ke lokasi, bukan hanya mengandalkan laporan staf.

“Jalan rusak menjadi penyebab utama mandegnya pembangunan di SMPN 22 Seluma karena material sulit masuk. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus cek langsung dan tahu kendala sesungguhnya. Sangat disayangkan jika bangunan dengan nilai proyek lebih dari Rp2 miliar ini mandek begitu saja,” ujar Binanto, Rabu (15/10).

Baca Juga :  Ini Daftar Juara Kejuaraan Tarkam Seluma 2025

Ia menambahkan, untuk menuju Desa Lubuk Resam, kendaraan biasa tidak bisa digunakan karena medan jalan yang ekstrem. Hanya mobil jenis double cabin dengan empat rantai ban yang mampu menembus lokasi tersebut. Kondisi ini membuat biaya transportasi menjadi sangat tinggi.

Hingga pertengahan Oktober 2025, progres pembangunan SMPN 22 Seluma disebut baru mencapai 20 hingga 30 persen. Akibatnya, para siswa masih menumpang belajar di SD Negeri Lubuk Resam karena ruang kelas baru belum bisa digunakan.

Baca Juga :  Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan

“Sekarang progres pembangunan paling tinggi baru 30 persen. Untuk menuju ke lokasi harus menggunakan kendaraan 4×4 dan rantai ban. Dinas Pendidikan harus segera turun tangan mencari solusi agar proyek ini bisa selesai tepat waktu,” lanjutnya.

Selain masalah jalan, Binanto juga menyoroti persoalan upah pekerja yang belum dibayarkan. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah tukang memilih berhenti dari pekerjaan.

“Saya mendapat laporan bahwa banyak tukang belum dibayar sehingga mereka berhenti bekerja. Ini harus segera ditelusuri. Dinas Pendidikan jangan hanya diam, harus cek dan awasi langsung. Ini uang negara, jangan sampai pembangunan yang dinantikan warga Seluma justru menimbulkan masalah baru,” tegasnya.

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB