Stok 11 Ribu Ton Beras di Bengkulu, BULOG Tegaskan Tidak Ada Alasan Harga Naik Saat Ramadhan

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULOG Bengkulu memastikan stok beras 11 ribu ton dan Minyakita 469 ribu liter aman sehingga tidak ada alasan kenaikan harga selama Ramadhan dan Lebaran 2026.

BULOG Bengkulu memastikan stok beras 11 ribu ton dan Minyakita 469 ribu liter aman sehingga tidak ada alasan kenaikan harga selama Ramadhan dan Lebaran 2026.

NARASIDEMOKRASI – Isu kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan selalu menjadi kekhawatiran masyarakat. Namun tahun ini, Perum BULOG memastikan kondisi berbeda. Melalui sidak pasar serentak, BULOG menegaskan stok beras dan Minyakita dalam kondisi aman.

Di Provinsi Bengkulu, stok cadangan beras pemerintah mencapai lebih dari 11 juta kilogram setara beras. Angka ini mencerminkan kesiapan menghadapi peningkatan konsumsi selama Ramadhan dan Idulfitri 2026.

Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif memantau pasar.

“Kami hadir langsung memastikan pasokan cukup dan harga tetap terkendali. Distribusi kami percepat agar tidak ada celah bagi spekulasi harga,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Teddy Rahman Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Fokus pada Pelayanan Masyarakat, Bukan Seremonial

Sidak dilakukan di pasar tradisional dan pasar induk. Tim BULOG memeriksa harga jual, mengecek kualitas beras, serta memastikan stok pedagang mencukupi.

Selain beras, Minyakita menjadi komoditas strategis. Dengan stok mencapai 469.083 liter, BULOG memastikan distribusi sesuai aturan pemerintah dan mengacu pada HET. Skema distribusi langsung dari gudang ke pasar diterapkan agar harga tetap stabil.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Sinergi dengan pemerintah daerah dan Satgas Pangan diperkuat guna mengantisipasi penimbunan dan permainan harga.

Baca Juga :  Dari Presidential Threshold hingga Pendidikan Gratis, Putusan MK Ubah Arah Kebijakan Negara

BULOG menilai stabilitas harga sangat penting menjaga daya beli masyarakat. Apalagi dalam suasana Ramadhan, kebutuhan rumah tangga meningkat signifikan.

Monitoring intensif akan terus dilakukan hingga pasca-Lebaran. Tujuannya agar kondisi pasar tetap kondusif dan masyarakat tidak dirugikan.

Dengan cadangan beras lebih dari 11 ribu ton dan distribusi Minyakita yang terkontrol, BULOG menegaskan tidak ada alasan harga melambung tinggi di Bengkulu selama Ramadhan 2026

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III
GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum
Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan
Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan
PAW Ketua DPRD Bengkulu Masuk Tahap Administratif, Menunggu SK Mendagri
Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat
LBH KAHMI Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Mahasiswa oleh Wakil Rektor Unived
Bantuan Listrik 900 kWh Jadi Harapan Baru Warga Kepahiang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:01 WIB

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:53 WIB

GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum

Senin, 2 Maret 2026 - 18:10 WIB

Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:51 WIB

Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan

Senin, 2 Maret 2026 - 02:25 WIB

Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat

Berita Terbaru

Artikel

Gelap Perang

Selasa, 3 Mar 2026 - 16:43 WIB