Bus Sekolah Gratis Tiba di Kaur, Orang Tua Lega: Anak Tak Perlu Lagi Naik Motor Jauh-Jauh ke Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Suasana di halaman Masjid Jamik Bintuhan, Pasar Bintuhan, Kabupaten Kaur, Jumat (20/2), terasa berbeda. Sebuah bus sekolah baru terparkir rapi. Kendaraan itu menjadi simbol harapan baru bagi ribuan pelajar di Kaur.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara langsung menyerahkan satu unit bus sekolah gratis kepada Pemerintah Kabupaten Kaur. Kunci bus diterima Bupati Kaur, Gusril Pausi, yang hadir bersama Wakil Bupati Abdullah Hamid.

Penyerahan ini bukan sekadar acara seremonial. Di daerah yang jarak antar desa cukup jauh, kehadiran bus sekolah sangat dibutuhkan. Banyak siswa selama ini harus menempuh perjalanan panjang untuk sampai ke sekolah. Tidak sedikit yang berangkat menggunakan sepeda motor sendiri atau menumpang kendaraan seadanya.

“Semoga bus ini dimanfaatkan dengan baik. Bantuan ini untuk membantu anak-anak kita agar lebih semangat bersekolah dan orang tua merasa lebih tenang,” ujar Helmi Hasan.

Menurut Helmi, pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan buku. Akses menuju sekolah juga sangat penting. Jika transportasi sulit, semangat belajar anak bisa menurun. Karena itu, pemerintah provinsi ingin memastikan anak-anak di daerah tetap mendapatkan perhatian yang sama.

Baca Juga :  Ratusan Warga Dari Dua Kabupaten Minta PT RAA Dihentikan

Ia menegaskan, program seperti ini akan terus dilanjutkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu ingin menghadirkan kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Insyaallah, masih banyak program pendidikan lainnya yang akan kami siapkan untuk anak-anak Bengkulu,” kata Helmi.

Data Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur menunjukkan jumlah siswa di daerah ini mencapai lebih dari 22.900 anak. Rinciannya sekitar 12.800 siswa SD, 5.100 siswa SMP, 3.600 siswa SMA/SMK, dan 1.400 anak PAUD. Mereka tersebar di 15 kecamatan.

Jumlah yang besar ini tentu membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai. Bagi keluarga yang tinggal jauh dari sekolah, biaya transportasi sering menjadi beban tambahan. Dengan adanya bus sekolah gratis, setidaknya beban itu bisa berkurang.

Baca Juga :  Tugu Camkoha Siap Hiasi Pantai Panjang, Simbol Baru Kebanggaan dan Kesejahteraan Warga Bengkulu

Bupati Kaur, Gusril Pausi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Ia menyebut perhatian dari pemerintah provinsi sangat berarti bagi masyarakat Kaur.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, khususnya untuk mendukung pendidikan anak-anak di Kaur,” ujarnya.

Menurut Gusril, pemerintah daerah akan mengatur pengoperasian bus agar tepat sasaran. Rute yang dipilih akan diprioritaskan untuk wilayah yang jaraknya jauh dan sulit dijangkau.

Ia juga menekankan pentingnya keselamatan. Selama ini, ada siswa yang harus berkendara sendiri dalam jarak cukup jauh. Risiko kecelakaan tentu menjadi kekhawatiran orang tua.

“Kehadiran bus sekolah ini diharapkan bisa membuat anak-anak lebih aman dan nyaman saat pergi dan pulang sekolah,” katanya.

Bagi masyarakat, bus sekolah gratis ini bukan hanya kendaraan. Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan anak-anak. Dengan transportasi yang lebih mudah, diharapkan angka kehadiran siswa meningkat dan mereka bisa belajar dengan lebih fokus.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III
GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum
Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan
Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan
PAW Ketua DPRD Bengkulu Masuk Tahap Administratif, Menunggu SK Mendagri
Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat
LBH KAHMI Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Mahasiswa oleh Wakil Rektor Unived
Bantuan Listrik 900 kWh Jadi Harapan Baru Warga Kepahiang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:01 WIB

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:53 WIB

GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum

Senin, 2 Maret 2026 - 18:10 WIB

Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:51 WIB

Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan

Senin, 2 Maret 2026 - 02:25 WIB

Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat

Berita Terbaru

Artikel

Gelap Perang

Selasa, 3 Mar 2026 - 16:43 WIB