PLN Indonesia Power Perkuat Pendidikan Lebong, SMP IT Al Husna Terima Bantuan Digital dan Fasilitas Kelas

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia kembali ditegaskan oleh PLN Indonesia Power UBP Bengkulu. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada SMP IT Al Husna, Kabupaten Lebong.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menghadirkan dampak positif di wilayah sekitar operasionalnya, khususnya di area PLTA Musi. Tidak sekadar bantuan simbolis, dukungan yang diberikan menyentuh kebutuhan riil sekolah dalam menunjang proses belajar mengajar yang lebih modern dan efektif.

Bantuan yang diserahkan meliputi perangkat teknologi seperti laptop, proyektor, dan printer. Selain itu, PLN Indonesia Power juga memberikan dukungan berupa meja, kursi, serta lemari untuk melengkapi fasilitas ruang kelas. Kombinasi perangkat digital dan furnitur tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Manager Unit PLTA Tes, Rika Alfian Raharja, yang menyerahkan bantuan secara langsung, menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam program TJSL perusahaan.

“Bantuan ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Lebong. Kami berharap perangkat ini dapat membuat proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif, modern, dan nyaman bagi para siswa,” ujar Rika.

Baca Juga :  Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Sorak Sorai Festival, Transaksi Lebih Praktis dan Aman

Menurutnya, keberadaan perusahaan di suatu daerah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional, tetapi juga membawa tanggung jawab sosial. PLN Indonesia Power ingin memastikan bahwa objek vital nasional seperti PLTA Musi mampu memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial, termasuk sektor pendidikan.

Di tengah tuntutan era digital, sekolah dituntut untuk beradaptasi dengan cepat. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Perangkat seperti laptop dan proyektor kini menjadi sarana penting dalam menyampaikan materi secara interaktif dan menarik.

Dengan adanya dukungan ini, SMP IT Al Husna diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan media visual dan materi berbasis digital untuk meningkatkan pemahaman siswa. Sementara itu, siswa pun memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal teknologi sebagai bagian dari proses belajar sehari-hari.

Pihak sekolah menyambut positif bantuan tersebut. Mereka menilai dukungan perangkat teknologi dan perlengkapan kelas sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Apalagi, tantangan pendidikan semakin kompleks, terutama dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di masa depan.

Baca Juga :  Dikawal TNI, Penggeledahan Rumah Fadillah Marik Ungkap Babak Baru Kasus Tambang

Bagi sekolah di daerah, keterbatasan fasilitas sering menjadi kendala dalam mengoptimalkan kualitas pembelajaran. Karena itu, kehadiran program TJSL seperti ini dinilai memberi dorongan moral sekaligus praktis bagi tenaga pendidik dan peserta didik.

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, perbaikan sarana dan prasarana juga berpengaruh terhadap kenyamanan siswa di dalam kelas. Meja dan kursi yang layak, serta ruang belajar yang tertata baik, berkontribusi terhadap konsentrasi dan semangat belajar.

Program TJSL yang dijalankan PLN Indonesia Power UBP Bengkulu menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Pendekatan ini menempatkan perusahaan bukan hanya sebagai pelaku industri energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah.

Upaya mendukung pendidikan dinilai sebagai investasi jangka panjang. Kualitas sumber daya manusia yang baik akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah, termasuk Kabupaten Lebong.

Dengan kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan, harapan untuk menciptakan generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing semakin terbuka. PLN Indonesia Power UBP Bengkulu pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III
GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum
Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan
Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan
PAW Ketua DPRD Bengkulu Masuk Tahap Administratif, Menunggu SK Mendagri
Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat
LBH KAHMI Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Mahasiswa oleh Wakil Rektor Unived
Bantuan Listrik 900 kWh Jadi Harapan Baru Warga Kepahiang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:01 WIB

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:53 WIB

GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum

Senin, 2 Maret 2026 - 18:10 WIB

Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:51 WIB

Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan

Senin, 2 Maret 2026 - 02:25 WIB

Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat

Berita Terbaru

Artikel

Gelap Perang

Selasa, 3 Mar 2026 - 16:43 WIB