NARASIDEMOKRASI – Kurang dari setahun kepemimpinan Victor Antonius Saragih Sidabutar di Kejaksaan Tinggi Bengkulu, dua penghargaan nasional berhasil diraih. Terbaru, Kejati Bengkulu menerima predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Sebelumnya, Kejati Bengkulu juga mendapatkan penghargaan dari KPK atas kinerja penanganan dan penyelesaian perkara korupsi.
Bagi Victor, dua penghargaan ini bukan hasil kerja satu orang. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai.
Sejak awal menjabat pada Maret 2025, ia fokus membangun sistem kerja yang transparan dan akuntabel. Perubahan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembenahan administrasi hingga peningkatan kualitas pelayanan.
Ia mengakui, persaingan menuju WBBM sangat berat. Bahkan ia sempat merasa pesimistis karena harus bersaing dengan Kejati besar yang memiliki fasilitas lebih lengkap.
Namun hasil evaluasi PANRB menunjukkan Kejati Bengkulu memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan.
Pengumuman dilakukan secara daring dan disambut penuh haru. Doa bersama dan pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas pencapaian tersebut.
Victor menyampaikan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. Justru penghargaan menjadi pengingat agar seluruh pegawai terus menjaga integritas.
Ia berharap Kejati Bengkulu bisa menjadi role model bagi Kejati lain di Indonesia dalam membangun zona integritas.
Kini, satu penghargaan nasional lain masih dinantikan, yakni Komjak Award 2026. Jika kembali meraih penghargaan, maka Kejati Bengkulu akan mencatatkan sejarah sebagai salah satu Kejati dengan capaian nasional terbanyak dalam satu periode kepemimpinan.
Di balik keterbatasan, Kejati Bengkulu mampu menunjukkan bahwa pelayanan bersih dan profesional bisa diwujudkan.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









