Bantuan Rp1 Miliar dari Bengkulu untuk Sumbar

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Solidaritas antardaerah kembali menemukan bentuk paling nyata ketika Provinsi Bengkulu mengulurkan tangan bagi masyarakat Sumatera Barat yang sedang berjuang memulihkan diri pascabencana banjir dan longsor. Pada Kamis (11/12), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, menyusul rangkaian bencana hidrometeorologi yang menelan ratusan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan hampir Rp5 triliun.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kompleks Gubernur Sumatera Barat, sebuah momentum yang tidak hanya merepresentasikan hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga kedekatan sosial dan emosional antara dua provinsi bertetangga di pesisir barat Sumatra. Dalam suasana yang masih dirundung duka, Helmi Hasan menyampaikan pesan empati sekaligus penghormatan atas kerja cepat Pemerintah Provinsi Sumbar dalam menangani bencana.

“Kami melihat langkah-langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Sumbar sangat cepat dan tepat. Bahkan keputusan Gubernur Mahyeldi menunda resepsi pernikahan putranya, menurut kami, sangat arif dan menunjukkan kepekaan seorang pemimpin,” ujar Helmi.

Pernyataan tersebut merujuk pada keputusan Gubernur Mahyeldi Ansharullah yang membatalkan resepsi keluarga di tengah masa tanggap darurat, sebuah tindakan yang mendapat apresiasi luas publik dan dianggap sebagai teladan moral bagi pejabat di daerah lain.

Dalam sambutannya, Helmi mengingatkan bahwa hubungan Bengkulu dan Sumatera Barat tidak sekadar berbatasan wilayah. Sebagian besar penduduk Bengkulu memiliki garis keluarga, migrasi, hingga jaringan perantau yang berasal dari Minangkabau. Selain itu, perdagangan, pendidikan, dan pergerakan budaya antara kedua daerah telah terjalin puluhan tahun.

Karena itu, ketika bencana melanda Sumbar, reaksi solidaritas warga Bengkulu muncul spontan. Pemerintah Provinsi Bengkulu mengoordinasikan pengumpulan donasi dari berbagai elemen masyarakat, organisasi kemanusiaan, dan instansi pemerintahan hingga terkumpul Rp4,3 miliar.

Baca Juga :  Wabup Seluma Letakkan Batu Pertama Pembangunan 80 Ribu Gerai dan Pergudangan Koperasi Merah Putih

“Dari donasi yang terkumpul, kami serahkan Rp1 miliar secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Sumbar sebagai dukungan awal. Sisanya kami salurkan sesuai kebutuhan dari laporan daerah terdampak,” kata Helmi.

Selain bantuan uang tunai, Bengkulu juga menggerakkan 100 unit ambulans yang dikirim ke tiga provinsi terdampak bencana: Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Setiap ambulans tidak datang dengan tangan kosong; kendaraan-kendaraan itu membawa sembako, paket makanan siap saji, hingga peralatan kebutuhan dasar untuk warga yang kehilangan tempat tinggal.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut langsung kedatangan rombongan Bengkulu. Dengan suara lirih namun tegar, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bengkulu.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian ini. Presiden sudah menyampaikan bahwa Sumbar tidak sendiri, dan hari ini kita melihat buktinya. Hubungan Bengkulu dan Sumbar memang sudah lama, sejak saya dan Pak Helmi bersama-sama menjadi wali kota,” ujar Mahyeldi.

Dalam paparannya, Mahyeldi menyebut kondisi Sumatera Barat perlahan membaik. Sejumlah akses jalan yang sebelumnya tertutup material longsor sudah mulai dilalui. Bantuan logistik dari berbagai provinsi terus berdatangan. Namun, tantangan di lapangan masih besar.

Data terakhir mencatat sekitar 250 orang meninggal dunia dan lebih dari 80 orang masih hilang. Sebagian besar korban berasal dari daerah yang berada di jalur aliran lahar hujan dan banjir bandang, terutama di kawasan perbukitan dan lembah sungai. Ribuan rumah rusak, ratusan jembatan putus, dan infrastruktur dasar lumpuh hingga membutuhkan pemulihan jangka panjang.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, BBPMKP dan BPPSDMP Kementan Perkuat Penyuluh Pertanian Lewat Bimtek

Kerugian material diperkirakan mencapai hampir Rp5 triliun, angka yang menggambarkan skala bencana yang jauh melampaui bencana banjir biasa.

“Di balik musibah ini, kita berharap masyarakat tetap tabah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ini ujian yang berat, tetapi kami yakin Sumbar akan bangkit,” kata Mahyeldi.

Usai penyerahan bantuan, Gubernur Helmi Hasan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak bencana. Ia berdialog dengan warga yang mengungsi dan meninjau kerusakan infrastruktur untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kebutuhan mendesak.

Penyerahan bantuan dari Bengkulu ke Sumbar bukanlah sekadar transfer dana, melainkan pesan yang lebih besar: bahwa solidaritas antardaerah di Indonesia tetap hidup, bahkan di tengah tantangan fiskal dan politik yang kompleks. Di tengah tahun yang penuh bencana—dari hujan ekstrem hingga longsor besar—kekuatan jaringan sosial dan empati masyarakat terbukti menjadi sandaran utama.

Di balik angka-angka kerusakan dan korban, terdapat kisah tentang kepedulian yang melampaui batas administratif. Kisah tentang dua provinsi di pesisir barat Sumatra yang saling menggenggam tangan di saat krisis. Kisah tentang bagaimana sebuah musibah dapat menyalakan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini mungkin tenggelam dalam hiruk-pikuk kehidupan.

Dari Kompleks Gubernur Sumbar hingga desa-desa yang masih tertimbun lumpur, bantuan Bengkulu membawa pesan bahwa Indonesia kuat bukan karena pemerintahannya saja, tetapi karena masyarakatnya saling peduli.

Berita Terkait

Solar Subsidi untuk Nelayan Bengkulu Dipastikan Cukup, Disalurkan Lewat Lima SPDN
Panggil 100 Yayasan, DPRD Bengkulu Pastikan Perlindungan Guru Swasta
Tahun Depan Layanan Dukcapil Kembali di MPP, Warga Punya Dua Pilihan Lokasi
KUR dan UMi Jangkau 54 Ribu Debitur, MBG Libatkan 1.094 Pemasok Lokal Bengkulu
Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan
Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu
Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:30 WIB

Solar Subsidi untuk Nelayan Bengkulu Dipastikan Cukup, Disalurkan Lewat Lima SPDN

Senin, 2 November 2026 - 21:15 WIB

Panggil 100 Yayasan, DPRD Bengkulu Pastikan Perlindungan Guru Swasta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Tahun Depan Layanan Dukcapil Kembali di MPP, Warga Punya Dua Pilihan Lokasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:51 WIB

KUR dan UMi Jangkau 54 Ribu Debitur, MBG Libatkan 1.094 Pemasok Lokal Bengkulu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu

Berita Terbaru