BBM Non-Subsidi Naik, Pemprov Bengkulu Perketat Penggunaan Kendaraan Dinas

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 15:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai berdampak langsung pada aktivitas pemerintahan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu pun bergerak cepat dengan mendorong efisiensi, terutama dalam penggunaan kendaraan dinas oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa lonjakan harga BBM sejak 18 April 2026 memberi tekanan cukup besar, khususnya pada sektor dengan konsumsi energi tinggi seperti operasional pemerintahan.

“Ya tentu sangat berdampak, terutama pada sektor konsumsi yang mengalami kenaikan cukup tinggi. Ini sangat terasa,” ujar Herwan, Selasa 21 April 2026.

Menurutnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Pemprov Bengkulu menekankan pentingnya penerapan prinsip efisiensi secara ketat dalam setiap aktivitas operasional.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah membatasi penggunaan kendaraan dinas. ASN diimbau hanya menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan yang benar-benar mendesak dan berkaitan langsung dengan tugas pemerintahan.

Baca Juga :  Sultan Gaungkan “Green Demokrasi”, Mahasiswa Gen Z Diajak Kawal Masa Depan Lingkungan

“Kita sudah sampaikan kepada seluruh jajaran, kendaraan dinas harus digunakan secara selektif. Artinya, hanya untuk kegiatan penting dan mendesak,” jelasnya.

Selain pembatasan penggunaan, Herwan juga kembali mengingatkan soal aturan penggunaan BBM. Ia menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk kendaraan dinas, jelas tidak boleh menggunakan BBM subsidi. Itu sudah aturan dan harus dipatuhi,” tegasnya.

Dalam situasi ini, ASN juga didorong untuk mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru yang lebih hemat energi. Penggunaan kendaraan pribadi hingga moda transportasi alternatif seperti sepeda motor dan sepeda menjadi opsi yang disarankan untuk menekan biaya operasional.

“ASN bisa mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan yang lebih efisien, termasuk sepeda motor atau bahkan sepeda. Ini bagian dari upaya kita menghemat pengeluaran,” tambah Herwan.

Baca Juga :  Sejak 1920, Tambang Emas Lebong Jadi Nadi Hidup Warga, Gubernur Perjuangkan Legalitas Tambang Emas Rakyat

Diketahui, kenaikan harga BBM non-subsidi tidak hanya terjadi di Bengkulu, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Penyesuaian harga mulai diberlakukan sejak Sabtu, 18 April 2026.

Sejumlah jenis BBM yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Meski demikian, kondisi di lapangan masih terpantau terkendali. Antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dilaporkan tetap normal tanpa lonjakan signifikan.

Langkah efisiensi yang diambil Pemprov Bengkulu ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pengeluaran daerah di tengah tekanan kenaikan harga energi. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan energi yang lebih tepat sasaran dan bertanggung jawab.

Dengan kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan optimal, meski dihadapkan pada tantangan kenaikan biaya operasional.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB