Petani Resah Harga Sawit Turun, Pemprov Bengkulu Turun Tangan dan Panggil PKS

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat merespons keluhan petani sawit yang resah akibat turunnya harga tandan buah segar (TBS) dalam dua pekan terakhir.

Melalui Wakil Gubernur Bengkulu Mian, pemerintah mengumpulkan seluruh perusahaan kelapa sawit untuk mencari solusi dan memastikan harga sawit petani kembali sesuai ketetapan provinsi.

Mian mengatakan, banyak laporan yang diterima pemerintah terkait penurunan harga TBS di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS).

Kondisi tersebut membuat petani khawatir karena harga jual sawit mereka turun cukup tajam dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Tari Sekujang Seluma Memukau di Colours of Culture Festival Jakarta

“Selama dua minggu terakhir masyarakat dan petani sawit menyampaikan keluhan kepada pemerintah. Karena itu kami langsung bergerak,” ujar Mian.

Pemprov Bengkulu kemudian mengutus tim untuk melakukan audiensi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan di Jakarta.

Tujuannya untuk memastikan apakah terdapat kebijakan baru yang dapat memengaruhi harga sawit di daerah.

Hasil audiensi menunjukkan tidak ada kebijakan pemerintah pusat yang mengharuskan perusahaan menurunkan harga pembelian TBS dari petani.

Bahkan, pemerintah pusat menegaskan harga ekspor crude palm oil (CPO) masih dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Billy Dwitrata Sunardi Resmi Pimpin Perbati Bengkulu, Siap Bangkitkan Tinju dari Akar Rumput

Atas dasar itu, Pemprov Bengkulu meminta seluruh perusahaan sawit kembali menerapkan harga TBS sesuai ketetapan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, mayoritas perusahaan menyatakan sepakat mengikuti harga yang telah ditetapkan.

“Kita ingin petani mendapatkan harga yang adil. Karena itu perusahaan harus mengikuti harga yang sudah disepakati,” kata Mian.

Langkah pemerintah ini mendapat perhatian luas dari petani sawit yang selama ini berharap ada kepastian harga di tingkat pabrik.

Berita Terkait

Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan
Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu
Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB