Pertamina Ungkap Alasan Kenaikan Pertamax, Dipengaruhi Harga Minyak Dunia dan Evaluasi Berkala

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga menjelaskan kenaikan harga Pertamax dipengaruhi evaluasi berkala dan perkembangan harga minyak dunia. Harga Pertalite dan BioSolar tetap tidak berubah.

Pertamina Patra Niaga menjelaskan kenaikan harga Pertamax dipengaruhi evaluasi berkala dan perkembangan harga minyak dunia. Harga Pertalite dan BioSolar tetap tidak berubah.

NARASIDEMOKRASI – Penyesuaian harga BBM non-subsidi jenis Pertamax yang dilakukan Pertamina Patra Niaga mulai 10 Juni 2026 menjadi perhatian masyarakat. Di balik keputusan tersebut, perusahaan menegaskan bahwa kenaikan harga dilakukan sesuai regulasi pemerintah dan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan perubahan harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang selama ini diterapkan untuk menjaga keseimbangan antara biaya pengadaan energi dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, fluktuasi harga minyak mentah dunia serta dinamika pasar energi global menjadi faktor yang turut memengaruhi harga BBM non-subsidi di dalam negeri.

Karena itu, setiap perubahan harga dilakukan melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk harga pasar, biaya distribusi, dan kondisi perekonomian nasional.

Baca Juga :  Geger! Warga Kepahiang Temukan Bayi Perempuan di Dalam Kardus

“Harga Pertamax disesuaikan setelah melalui evaluasi sesuai formula yang ditetapkan pemerintah dan tetap dikoordinasikan dengan regulator,” kata Roberth.

Ia menjelaskan bahwa tata kelola energi nasional memerlukan keseimbangan antara keberlangsungan bisnis dan kemampuan perusahaan dalam menjaga pasokan BBM berkualitas untuk masyarakat.

Dalam kebijakan terbaru tersebut, harga Pertamax naik dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter. Sementara Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan.

Meski terjadi penyesuaian harga pada Pertamax, Pertamina memastikan masyarakat tetap memiliki pilihan BBM yang sesuai kebutuhan dan kemampuan ekonomi masing-masing.

Selain itu, pemerintah juga tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan BioSolar Rp6.800 per liter.

Baca Juga :  Gas Melon Terancam Langka! DPRD Bengkulu Siapkan Sidak Besar-besaran

Keputusan mempertahankan harga BBM subsidi dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi yang masih sangat bergantung pada sektor transportasi dan distribusi barang.

Pertamina menilai keberadaan BBM subsidi memiliki peran strategis dalam menopang mobilitas masyarakat dan mendukung sektor usaha kecil serta menengah.

Di sisi lain, perusahaan juga berkomitmen menjaga kualitas BBM non-subsidi yang ditawarkan kepada konsumen. Produk seperti Pertamax dan Pertamax Turbo tetap menjadi pilihan bagi masyarakat yang mengutamakan performa kendaraan dan efisiensi mesin.

Pertamina memastikan seluruh proses penyesuaian harga dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi resmi terkait harga BBM dapat diakses melalui website Pertamina Patra Niaga maupun aplikasi MyPertamina.

Penulis : Windi Junius

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB