Dua Kapal Bawa 7.500 Ton Pertalite Masuk Pulau Baai, Pelindo Pastikan Pelayanan Lancar

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu berjalan lancar. Dalam dua hari berturut-turut, dua kapal pengangkut BBM berhasil bersandar dengan membawa total sekitar 7.500 ton Pertalite.

Kelancaran tersebut menjadi penting karena Pelabuhan Pulau Baai merupakan salah satu pintu masuk distribusi berbagai kebutuhan masyarakat ke Provinsi Bengkulu, termasuk BBM.

Kapal pertama yang masuk adalah SPOB Gaharu Oleum 18. Kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Pulau Baai pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.

SPOB Gaharu Oleum 18 membawa sekitar 3.999 ton Pertalite untuk dibongkar di Bengkulu.

Aktivitas kemudian dilanjutkan dengan masuknya SPOB Srikandi 512 pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kapal tersebut membawa sekitar 3.501 ton Pertalite.

Dengan demikian, dalam dua hari sekitar 7.500 ton Pertalite dibawa masuk melalui Pelabuhan Pulau Baai.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, S.H., M.H., M.Sc., mengatakan kelancaran tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kapal di Pelabuhan Pulau Baai terus dijaga.

Baca Juga :  Pelindo Pastikan Distribusi BBM Aman, 89 Kapal Pertamina Dilayani Tanpa Gangguan

Pelindo, menurutnya, berkomitmen memastikan akses alur tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas keluar-masuk kapal.

“Di bulan kemerdekaan ini, kami terus menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Bersandarnya SPOB Gaharu Oleum 18 dengan lancar menjadi bukti bahwa upaya menjaga alur Pelabuhan Pulau Baai terus dilakukan secara serius,” ujar Dimas.

Alur Pelabuhan Pulau Baai sebelumnya telah selesai dikeruk pada Juli 2025 dengan kedalaman sekitar 6,5 meter LWS. Setelah pengerukan tersebut, Pelindo terus melakukan upaya menjaga kondisi alur untuk mendukung aktivitas pelayaran.

Bagi Bengkulu, kelancaran alur pelabuhan bukan sekadar persoalan kapal dapat masuk dan keluar. Aktivitas tersebut memiliki kaitan dengan distribusi barang yang dibutuhkan masyarakat.

Hal itu semakin terlihat ketika kapal yang masuk membawa BBM. Jika proses pelayaran, sandar hingga bongkar muat berjalan lancar, rantai distribusi energi ke Bengkulu juga dapat didukung dengan lebih baik.

“Pelindo memahami bahwa kelancaran pelabuhan memiliki dampak langsung terhadap distribusi kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami berupaya memastikan pelayanan kapal maupun kegiatan bongkar muat dapat berjalan dengan baik,” kata Dimas.

Baca Juga :  Terbongkar! Dugaan Suap Rp 600 Juta Izin Tambang RSM, Eks Kadis Pertambangan Ditahanan Kejati

Masuknya SPOB Gaharu Oleum 18 dan SPOB Srikandi 512 sekaligus memberikan gambaran bahwa aktivitas kapal pengangkut BBM di Pulau Baai terus berjalan.

Kelancaran ini menjadi perkembangan positif setelah sedimentasi dan kedangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai sebelumnya menjadi perhatian.

Karena itu, menjaga kondisi alur menjadi salah satu pekerjaan penting yang terus dilakukan Pelindo Regional 2 Bengkulu. Pemantauan diperlukan untuk memastikan operasional kapal tidak kembali terganggu oleh persoalan alur.

Pelindo juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pelayanan kepelabuhanan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurut Dimas, keberadaan Pelabuhan Pulau Baai memiliki arti strategis bagi Bengkulu. Pelabuhan bukan hanya menjadi tempat kapal bersandar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pergerakan barang dan kegiatan perekonomian daerah.

“Target kami adalah bagaimana Pelabuhan Pulau Baai dapat terus memberikan pelayanan yang optimal. Pelabuhan ini memiliki peran strategis bagi perekonomian Bengkulu, sehingga kelancaran aktivitas kapal harus terus kita jaga bersama,” tutup Dimas.

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB