NARASIDEMOKRASI – Kepengurusan baru Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Seluma periode 2026–2030 membawa semangat memperkuat tradisi intelektual sekaligus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
KAHMI diharapkan mampu menjadi salah satu ruang lahirnya gagasan dan pemikiran konstruktif untuk membantu mendorong kemajuan Kabupaten Seluma.
Harapan tersebut menguat setelah kepengurusan Majelis Daerah KAHMI bersama Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Seluma resmi dilantik, Selasa (6/10/2026).
Pelantikan mengangkat tema “Reaktualisasi Nilai Insan Cita dalam Revitalisasi Ukhuwah KAHMI, Mengokohkan Tradisi Intelektual dan Pengabdian bagi Umat, Bangsa dan Daerah.”
Tema itu membawa pesan kuat mengenai arah organisasi selama empat tahun mendatang. KAHMI tidak hanya diharapkan memperkuat hubungan antaralumni HMI, tetapi juga mempertahankan tradisi intelektual dan menjadikannya sebagai modal untuk berkontribusi kepada daerah.
Bupati Seluma Teddy Rahman memberikan apresiasi terhadap pelantikan kepengurusan baru tersebut.
Ia berharap KAHMI dapat berjalan beriringan dengan Pemerintah Kabupaten Seluma dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, siang ini kita melaksanakan kegiatan pelantikan KAHMI Kabupaten Seluma. Pelantikan berjalan dengan lancar. Kepada pengurus yang baru, kita berkolaborasi dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Seluma,” ujar Teddy.
Bagi Pemerintah Kabupaten Seluma, keberadaan KAHMI dinilai memiliki posisi penting karena organisasi tersebut selama ini dikenal mampu melahirkan gagasan dan memberikan masukan.
Teddy pun memberikan sinyal positif terhadap pemikiran-pemikiran yang nantinya disampaikan KAHMI kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, masukan positif dapat menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendorong pembangunan Kabupaten Seluma.
“Ya, KAHMI ini kita kenal sebagai organisasi yang memberikan gagasan dan masukan. Insyaallah, masukannya positif dan pasti kita akan berkolaborasi dengan baik,” kata Teddy.
Pernyataan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa kekuatan intelektual alumni HMI dapat diterjemahkan menjadi kontribusi yang bermanfaat bagi daerah.
KAHMI memiliki jaringan alumni dengan beragam latar belakang. Potensi tersebut diharapkan dapat dihimpun menjadi kekuatan pemikiran dan pengabdian.
Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Bengkulu, Dr. Elfahmi Lubis, juga menaruh harapan besar terhadap kepengurusan KAHMI Kabupaten Seluma periode 2026–2030.
Ia berharap KAHMI dapat menjalin kolaborasi sekaligus menempatkan diri sebagai mitra yang baik bagi pemerintah daerah.
“Semoga KAHMI Seluma bisa berkolaborasi dan menjadi mitra yang baik terhadap Pemerintah Kabupaten Seluma,” ujar Elfahmi.
Kolaborasi itu diharapkan tetap berpijak pada tradisi intelektual yang menjadi salah satu kekuatan KAHMI. Artinya, kontribusi organisasi dapat diwujudkan melalui pemikiran, gagasan, masukan serta pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Seluma.
Semangat tersebut sejalan dengan tema pelantikan yang menempatkan pengabdian bagi umat, bangsa dan daerah sebagai salah satu arah gerak organisasi.
Kepengurusan periode 2026–2030 juga memiliki kesempatan memperkuat ukhuwah antaralumni dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen di Kabupaten Seluma.
Dengan komunikasi yang terbuka, KAHMI diharapkan mampu menjadi ruang bertemunya berbagai pemikiran untuk kepentingan masyarakat.
Pelantikan ini karena itu bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Momentum tersebut menjadi awal bagi KAHMI Seluma untuk mempertegas perannya sebagai organisasi alumni yang menjaga tradisi intelektual sekaligus menghadirkan pengabdian nyata.
Empat tahun kepengurusan ke depan akan menjadi ruang bagi KAHMI dan FORHATI Seluma untuk membuktikan kontribusi tersebut melalui kerja, pemikiran, komunikasi dan kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Seluma.









