Trauma Warga 3 Kecamatan Segera Berakhir, Jembatan Garuda Hampir Rampung

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 09:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Trauma dan ketakutan warga di tiga kecamatan di wilayah Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur perlahan mulai terobati. Setelah bertahun-tahun harus menghadapi sulitnya akses penyeberangan, terutama saat musim hujan, kini harapan baru muncul seiring hampir rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Kodim 0408/Bengkulu Selatan.

Jembatan tersebut menjadi penghubung penting antara Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan, Desa Pelajaran Dua Kecamatan Tanjung Kemuning, hingga Desa Cahaya Batin Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur.

Selama ini masyarakat harus menghadapi kondisi yang cukup berisiko ketika ingin menyeberang sungai. Saat debit air meningkat akibat hujan deras, akses warga sering lumpuh bahkan membahayakan keselamatan.

Dandim 0408/Bengkulu Selatan, Letnan Kolonel Inf Angga Anugrah mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat harus menempuh perjalanan cukup jauh dan menghadapi berbagai kendala, terutama saat musim hujan ketika debit sungai meningkat dan akses menjadi sulit bahkan berbahaya,” ujar Letkol Inf Angga Anugrah.

Baca Juga :  Polisi Buka Pintu Laporan Korban, Dugaan Investasi Bodong Bengkulu Mulai Diselidiki

Kondisi tersebut selama ini sangat dirasakan masyarakat. Anak-anak sekolah harus menunggu air surut untuk berangkat belajar. Petani juga kesulitan membawa hasil panen menuju pasar. Bahkan warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat sering terlambat mendapatkan pertolongan akibat sulitnya akses transportasi.

Kini, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi jawaban atas keresahan masyarakat selama bertahun-tahun.

Dengan konstruksi yang kokoh dan aman, jembatan ini diharapkan menjadi akses utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman.

Tidak hanya sekadar penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga menjadi simbol semangat gotong royong dan kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun daerah terpencil.

Masyarakat menyambut positif pembangunan jembatan tersebut karena dinilai mampu membuka isolasi wilayah yang selama ini menjadi kendala utama perkembangan ekonomi desa.

Distribusi hasil pertanian dan perkebunan diperkirakan akan semakin lancar. Warga juga tidak lagi menghabiskan waktu lama untuk menuju pusat pelayanan publik maupun pusat perdagangan.

Baca Juga :  Bengkulu Geser Peringkat Nasional, Raih Posisi Kedua Provinsi Paling Terampil di Indonesia 2025

Selain mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, keberadaan jembatan tersebut juga diyakini dapat membuka peluang baru bagi pengembangan sektor wisata dan investasi di wilayah sekitar.

Pemandangan alam di kawasan pedesaan Bengkulu Selatan dan Kaur dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam dan pedesaan.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Kodim 0408/BS juga menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan akses yang semakin baik, diharapkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut ikut meningkat, baik dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun sosial.

Warga kini berharap pembangunan jembatan dapat segera selesai sepenuhnya agar aktivitas masyarakat kembali normal tanpa dihantui rasa takut saat melintasi sungai.

Keberadaan jembatan itu pun diharapkan menjadi warisan pembangunan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB