Gapoktan di Topos Tegaskan Tak Ada Isu Fee 20 Persen untuk Oknum Disperkan Lebong

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan pembangunan irigasi Oplah Non Rawah di Lebong, Senin (6/10/25)(foto: Aan Ade Putranarasidemokrasi.com/)

Penampakan pembangunan irigasi Oplah Non Rawah di Lebong, Senin (6/10/25)(foto: Aan Ade Putranarasidemokrasi.com/)

Lebong – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong menegaskan tidak ada praktik pemberian fee 20 persen kepada oknum Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong.

Diketahui, di Kecamatan Topos terdapat lebih dari 10 Gapoktan yang menerima anggaran untuk pembangunan irigasi di beberapa hektare lahan pertanian. Secara keseluruhan, Kementerian Pertanian mengucurkan dana untuk pembangunan irigasi Oplah Non Rawah di wilayah Bumi Swarang Patang Stumang.

Baca Juga :  Pemkab Lebong Bahas Program Swasembada Pangan Bersama Kementerian Pertanian RI

“Kalau kelompok kami tidak ada memberikan fee 20 persen ke oknum Disperkan Lebong,” ungkap Jayusman, Ketua Kelompok Tani Bintil Akar Sequat Ajai Siang Kecamatan Topos, Senin (6/10/25).

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Sejahtera, Darmawan, yang memastikan bahwa pihaknya juga tidak melakukan pemotongan atau pemberian fee dalam pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga :  Wagub Mian Buka Ruang Bagi Pemuda: Pemerintah Siap Dampingi Perayaan Natal 2025

“Irigasi ini kami bangun dengan pekerja profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Aktivis Muda Topos, Irawan Saputra, berharap pemerintah daerah dan aparat pengawasan dapat terus memantau pelaksanaan program agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

“Dengan adanya program ini, saya yakin pertanian akan semakin maju,” tutup Irawan yang akrab disapa Sakut.

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB